Motivation letter
Motivation letter
menerima, memahami, dan menyayangi diri sendiri
Assalamu’alaikum Wr. Wb., Shalom, Om Swastyastu, Namo buddhaya, Salam Sejahtra bagi kita semua, dan Salam Kebajikan.
Halo, apakabar semuanya? semoga kalian yg baca sehat sehat ya, dan ingat jaga kesehatan di kondisi sekarang ini yaa, amin ^_^ . Sebelum aku menulis lebih banyak, izinkan aku memperkenalkan diri, nama aku Yohanes Ronaldo Juliantino biasa dipanggil Yohanes, tapi mau panggilnya yg lain juga gpp kok, bebas. Oiya hampir lupa, aku dari cluster 36, Fakultas Ilmu komputer, Program studi teknik komputer angkatan 2020. iya, tulisan ini buat tugas hehe, tugas ospek lebih tepatnya.
Pada kesempatan kali ini aku akan memberikan beberapa tips gitulah, yang aku harap banget bisa berguna buat kalian semua. Nah Mungkin masih banyak di antara kalian yang belum bisa menyayangi diri kalian sendiri. Padahal nih ya, menurutku menyayangi diri sendiri itu merupakan salah satu tindakan kita untuk menghargai diri kita sendiri serta mensyukuri segala berkat dan nikmat dari Tuhan untuk kita semua. Oleh karena itu, kali ini aku akan membahas tentang “Bagaimana cara untuk kita dapat menerima, memahami, dan menyayangi diri kita sendiri”, dengan harapanku yaitu semoga kalian semua mendapatkan gambaran tentang pemahaman ini. Tanpa basa-basi lagi, langsung aja deh kita mulai ke topik pembahasan kita dibawah ini.
1. Menerima diri sendiri
Nah mungkin bagi beberapa orang dari kalian ada yang berpikir bahwa ini hanya masalah sepele. Namun, nyatanya bagi kebanyakan orang hal ini merupakan hal yang sangat sulit di terima olehnya dengan begitu saja. Terkadang kita selalu merasa diri kita penuh dengan kekurangan padahal fakta sebenarnya kita sudah memiliki sesuatu namun kita selalu merasa kurang bahkan melupakan apa yang menjadi kelebihan dalam diri kita. Dalam psikologi, hal ini berkaitan erat dengan yang namanya self-acceptance.
Self-acceptance merupakan suatu kemampuan diri kita untuk menghargai setiap bagian apa yang kita miliki serta menerima potensi yang dimiliki oleh diri kita sendiri dengan kata lain bagimana cara diri kita untuk menerima kekurangan serta kelebihan yang kita punya serta mensyukuri apa yang ada di dalam diri kita sendiri.
Berikut adalah beberapa cara yang mungkin bisa kita lakukan untuk menerima diri kita sendiri.
- Jangan pernah membandingkan diri kalian dengan orang lain.
- Kenali diri kita sendiri dan menggunakan kelebihan yang kita punya dengan baik.
- Kenali juga kekukarangan yang kita punya dan berusaha untuk memperbaikinya.
- Tidak perlu merasa orang yang sempurna dan berfikirlah secara realistis.
- Berusaha untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita.
Terkadang kita pernah berfikir, “Siapa diri kita sebenarnya?”, “apakah jurusan tersebut merupakan passion saya?”, dan “mengapa saya tidak bisa masuk di univ A sedangkan dia bisa?”, "padahal kerjaannya main main doang". Mungkin hingga hari ini kalian masih memikirkan pertanyaan tersebut. Bahkan masih banyak dari kita yang belum mengetahui minat dan bakat terhadap suatu hal yang kita miliki dan kita cenderung mengikuti minat seseorang disaat kita tidak mengetahui minat kita sehingga hal itu akan berdampak pada ketidakmampuan kita untuk mengaktualisasikan diri kita sendiri. Dan ketahuilah juga bahwa rejeki dan jalan diri kita masing masing sudah diatur oleh Tuhan, dan belum tentu sama dengan orang lain, jadi tidak perlu untuk membandingkan diri kita dengan orang lain dan cukup berfokus pada diri sendiri.
Memahami diri sendiri atau self-awareness merupakan salah hal yang harus dimiliki setiap individu. Sebagaimana yang di bahas dalam SEL (Social Emotional Learning) bahwa self-awareness merupakan kemampuan diri kita untuk memahami perasaan emosi, fisik, atau reaksi kita terhadap sesuatu, kebiasaan kita, dan juga pikiran kita. Namun hal tersebut terkadang sulit dilakukan oleh semua orang, tapi kita bisa untuk mulai belajar dari sekarang. Berikut adalah beberapa cara yang mungkin bisa kita lakukan untuk memahami diri kita sendiri.
- Mengenali dan mempelajari sifat yang kita punya serta mengeksplorasikannya.
- Kenang atau catatlah suatu momen yang dapat membuat diri kita menjadi bangga.
- Mencoba untuk tidak mengikuti orang lain dan memahami apa minat dan kelebihan anda dari sekarang.
- Evaluasi apa kelebihan dan kekurangan yang kita punya dan berusaha untuk menutupi kekurangan yang kita punya.
Nah yang terakhir adalah menyayangi diri sendiri, karena tentunya rasa sayang bisa timbul dari pemahaman. Nah, sudahkah kita menyayangi diri kita sendiri? Mungkin hal ini sempat terlintas di dalam pikiran kita, dan untuk sebagian atau kebanyakan orang mungkin akan sulit untuk menjawab pertanyaan tersebut, atau bahkan kita sendiri pun masih belum tahu bagaimana cara kita untuk menyayangi diri kita sendiri?
Percayalah, bahwa hal di atas merupakan hal yang sangat penting untuk kita lakukan, karena menyayangi diri sendiri bukanlah suatu hal yang egois. Dengan kita menyayangi diri kita sendiri justru itu akan membuat diri kita menjadi lebih baik dan dapat melepaskan beban pikiran dalam hidup kita, sehingga kita dapat belajar untuk memanjakan diri kita sendiri dan tidak terkekang oleh orang lain atau mungkin aturan yang ada, jadi lebih bebas gitu deh, tapi tetap bertanggung jawab ya... dan menyayangi diri sendiri juga baik untuk kita mengembangkan diri kita baik secara sifat atau kemampuan yang kita punya. Nah, berikut adalah beberapa cara yang mungkin bisa kita lakukan untuk menyayangi diri kita sendiri.
- Meluangkan waktu kalian untuk melakukan hal yang kalian sukai.
- Mencari kegiatan positif yang sesuai dengan bakat dan kemauan kalian.
- Berusaha untuk selalu menjadi diri sendiri dan tidak mengikuti orang lain.
- Bergaul dengan orang yang dapat menerima kekurangan kita, bukan hanya memanfaatkan kita.
- Dahulukan kebutuhan diri kalian sendiri sebelum orang lain
Nah, demikian itulah beberapa cara yang dapat kalian lakukan untuk menerima, memahami dan menyayangi diri kalian sendiri. semoga dapat bermanfaat buat kalian semua yaa, dan untuk kurang lebihnya mohon dimaafkan, jangan lupa untuk selalu bahagia serta bersyukur kepada Tuhan, juga bisa menyayangi diri kalian sendiri. Terima kasih.
Comments
Post a Comment